Showing posts with label daerah: Betawi. Show all posts
Showing posts with label daerah: Betawi. Show all posts

Tuesday, October 11, 2011

Nasi Uduk


Nasi yang satu ini sering kita jumpai dimana-mana, tapi ada baiknya juga jika kita mencoba membuatnya sendiri.

Resep Bahan Nasi Uduk :

500 gram beras, cuci, tiriskan
600 ml santan dari 1 butir kelapa tua
1 sendok makan garam
2 lembar daun salam
2 lembar daun pandan, sobek-sobek, ikat
1 sendok teh ketumbar bubuk

Resep Sambal Kacang Nasi Uduk :

100 gram kacang tanah, goreng
1 buah cabai merah
10 buah cabai rawit (menurut selera)
1 sendok teh garam
1 sendok makan gula pasir
1 sendok makan cuka
150 ml air matang

Resep Pelengkap Nasi Uduk :

- teri nasi goreng
- kacang goreng
- bawang goreng
- emping goreng
- sambal kacang
- irisan telur dadar

Cara membuat Nasi Uduk :

- Kukus beras sambai setengah matang (25 menit), pindahkan ke panci. Didihkan santan bersama bahan lainnya, tuangkan sampai kurang lebih 1 ruas jari di atas beras. Jerangkan di atas api kecil sampai santan terserap habis. Kukus matang.
- Campur sambal kacang, haluskan.
- Sajikan dengan bahan pelengkap.


Saturday, April 2, 2011

Roti Buaya


Roti Buaya merupakan bagian dari budaya di Indonesia, khususnya pada masyarakat Betawi, penduduk asli kota Jakarta dahulu Batavia.

Bagi masyarakat Betawi, roti buaya merupakan simbol dari kesetiaan, maka dari itu di setiap acara pernikahan adat betawi, selalu menyertakan roti buaya sebagai seserahan di samping mas kawin/mahar, dan perlengkapan lain seperti baju, kain,perhiasan, serta beberapa peralatan rumah tangga.

Roti buaya menempati porsi yang penting di banding peralatan seserahan lainnya. karena roti ini mempunyai makna sebagai ungkapan kesetiaan bagi calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan. Hal ini terinspirasi dari kebiasaan buaya yang hanya kawin sekali seumur hidupnya. Sementara perwujudan roti, juga memiliki makna tersendiri. Roti bagi masyarakat Betawi merupakan simbol dari kemapanan secara ekonomi. jadi diharapkan pengantin selain bisa saling setia juga hidup dalam kondisi yang mapan dan berkecukupan.Dan mayarakat Betawi mempercayai hal ini turun temurun hingga saat ini. (sumber: http://rotibuaya.com/)

Bahan-bahan roti buaya ini, seperti roti manis pada umumnya. Namun untuk mendapatkan bentuk menyerupai bentuk buaya perlu keterampilan sendiri.

ROTI BUAYA

Bahan
* 1000 gr terigu Cakra Kembar/Kereta Kencana
* 250 gr gula pasir
* 100 gr margarine
* 15 gr garam
* 25 gr ragi
* 15 gr susu bubuk full cream
* 3 butir telur
* 70 cc air es
* Pewarna secukupnya

Cara Memasak :
* Bahan dimasukkan ke dalam mixer, aduk sampai kalis/halus.
* Timbang sesuai dengan ukuran roti buaya.
* Variasi roti disesuaikan dengan bentuk.
* Panggang adonan hingga matang.

Tips :
* Gunakanlah tepung Cakra Kembar/Kereta Kencana untuk membuat Roti Buaya.
* Perbandingan kepala dengan badan serta ekor dalam membuat roti buaya adalah 1:3
* Fermentasi akhir maksimal 30 menit agar bentuk buaya tidak berubah.

Wednesday, June 2, 2010

Soto Betawi



Bahan Soto Betawi :
  • 500 gram daging sapi
  • 1 1/2 liter air
  • 350 gram babat sapi,
  • rebus matang 350 gram paru,
  • rebus matang 800 ml santan kental dari 2 butir kelapa 2 batang serai,
  • memarkan 3 lembar daun salam 6 lembar daun jeruk 8 biji cengkih 1 biji pala,
  • memarkan 2 cm jahe,
  • memarkan 5 cm batang kayu manis Minyak goreng secukupnya
  • Haluskan : 10 butir bawang merah 6 siung bawah putih, 1 sdt garam dan 1/2 merica bubuk
Pelengkap :
  • 3 buah kentang kukus matang, goreng sebentar, 3 buah tomat segar, 1 batang daun bawang (iris), 2 batang seledri (iris), bawang goreng, emping goreng, kecap manis dan jeruk limau.
Sambal Soto Betawi :
  • rebus : 10 cabe rawit merah, 1 cabai merah besar, 2 siung bawang putih dan 1 sdt garam, haluskan.
Cara memasak Soto Betawi :
  1. Rebus daging sapi bersama serai, salam, daun jeruk, cengkih, pala, jahe dan kayu manis dan air hingga daging setengah matang, angkat daging potong dadu, sisihkan kaldunya.
  2. Panaskan 2 sdm minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, angkat.
  3. Campurkan tumisan bumbu kedalam kaldu dan masukkan kembali potongan daging dan santan, masak hingga daging lunak dan bumbu menyatu, angkat.
  4. Babat dan paru, rebus terpisah hingga lunak, angkat dan sisihkan. Bila akan disajikan goreng dalam minyak panas sebentar dan potong bentuk dadu.
  5. Siapkan mangkuk, tata babat, paru, kuah dan daging, potongan kentang, tomat, taburi irisan daun bawang, daun seledri, bawang goreng, emping, kecap manis, jeruk limau dan sambal. Sajikan hangat.
Untuk 6 orang