Showing posts with label Tradisional. Show all posts
Showing posts with label Tradisional. Show all posts

Wednesday, September 21, 2011

Batagor


Bahan :
250 gr ikan tenggiri, haluskan
250 ml air es
250 gr tepung kanji
2 batang daun bawang, iris tipis
2 batang seledri, iris tipis
3 siung bawang putih, cincang halus
½ - 1 sdt garam
½ sdt merica bubuk
6 buah tahu putih, ukuran 4 x 4 x 2 cm
8 lembar kulit pangsit
minyak untuk menggoreng

Pelengkap :
kecap manis
saus cabai
jeruk limau
saus kacang

Cara membuat:

1.Campur ikan dan air es, uleni sampai adonan tercampur rata. Tambahkan tepung kanji, daun bawang, seledri, bawang putih, merica dan garam, aduk rata. Bagi adonan menjadi 3 bagian masing-masing utk isi tahu, isi pangsit dan satu bagian untuk bakso.

2.Potong diagonal masing-masing tahu menjadi 2 bagian (bentuk segitiga). Lubangi potongan tahu ditengahnya, sisihkan remah-remahnya. Campurkan adonan untuk isi tahu dengan remah-remah tahu, lalu isikan adonan tersebut ke dalam tahu. Lakukan hingga semua tahu terisi, sisihkan. Ambil selembar kulit pangsit isi dengan adonan ikan, satukan ujung-ujungnya ke atas, hingga sisi-sisinya saling merekat. Lakukan hingga kulit pangsit habis, sisihkan.

3.Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan, goreng tahu isi dan pangsit hingga kuning kecoklatan, angkat, tiriskan, sisihkan.

4.Ambilkan sisa adonan ikan, bentuk dengan bantuan 2 sendok, langsung masukkan ke dalam minyak panas. Goreng hingga kuning kecoklatan, angkat, tiriskan, sisihkan.

5.Taruh tahu isi, pangsit dan bakso goreng di atas piring saji, biarkan utuh atau potong-potong, tuang saus kacang di atasnya. Hidangkan dengan saus cabai dan kecap manis, lalu beri perasan air jeruk limau.

Saus Kacang I:
2 buah cabai merah (sesuai selera)
2 butir cabai rawit (sesuai selera)
1 sdt garam
1 siung bawang putih
5 butir kemiri sangrai
100 gr kacang tanah goreng, haluskan
1 - 1½ sdm gula merah, sisir halus
150 ml air matang
2 sdt cuka

Cara Membuat :
Haluskan cabai, cabai rawit, dan garam. Tambahkan bawang putih dan kemiri sambil terus haluskan hingga halus. Masukkan kacang tanah halus dan gula merah. Haluskan hingga halus. Larutkan dengan air dan cuka hingga menjadi saus yang cukup kental.

Saus Kacang II:
150 gr kacang tanah goreng, haluskan
½ sdm cuka
1 sdt garam
3 sdm gula pasir
300 ml air

Cara Membuat :
Campurkan semua bahan, lalu rebus hingga mendidih.

Saus Kacang III :
100 gr kacang tanah, goreng, haluskan
½ sdt garam
1 sdm gula pasir
125 ml air hangat
3 buah cabai merah, goreng, haluskan
1 sdm cuka
½ sdt kecap manis

Cara Membuat :
Campurkan semua bahan, aduk hingga licin dan rata.


Thursday, December 2, 2010

Getuk Lindri


Bahan :

250 gr gula pasir
150 ml air
1 sdt vanilli
1 kg singkong, dikupas dan dikukus, buang seratnya
½ butir kelapa, parut
gula pasir secukupnya untuk taburan
garam secukupnya untuk taburan
Pewarna merah, kuning dan hijau

Cara membuat :

1. Rebus air dan gula, masukkan vanilli, bagi menjadi 3 bagian masing-masing beri pewarna.
2. Tumbuk atau giling singkong kukus yang masih panas bersama setengah bagian dari kelapa parut tadi hingga halus
3. Sesudah halus, bagi adonan singkong menjadi 3 bagian, masing-masing bagian dituangi dengan larutan gula yang telah diberi pewarna sedikit demi sedikit hingga tercampur rata.
4. Sesudah rata, masukkan adonan ke dalam gilingan daging. Giling dan potong-potong sepanjang kira-kira 5 cm.
5. Hidangkan getuk lindri ini dengan sisa kelapa parut yang telah diberi sedikit gula pasir dan garam.

Tuesday, November 2, 2010

Es Dawet


Bahan :

- 1 butir kelapa, ambil santannya
- 2 lembar daun pandan
- 2 sendok makan kapur sirih
- 2 ons tepung beras
- 500 cc air
- Daun suji beberapa lembar
- Buah nangka yang wangi
- Es batu yang digerus

Cara membuat :

- Tumbuklah daun pandan dan daun suji sampai halus kemudian peras ambil airnya seperempat gelas. Setelah itu campurkan dengan air kapur sirih ½ gelas.
- Aduklah secara merata, lantas gunakan cairan ini untuk melarutkan tepung beras.
- Sisa air dididihkan tambah sedikit garam, larutan tepung dimasukkan sedikit demi sedikit kedalamnya sambil diaduk-aduk terus sampai kental dan matang, angkat.
- Setelah itu saringlah dengan menggunakan saringan dawet waktu masih panas (tekan-tekan agar agak padat keluarnya).
- Tampung bawahnya dengan wadah yang diisi dengan air matang.
- Rebuslah santan, tambahkan garam serta vanili. Biarkan sampai masak terus angkat.
- Taruh dalam gelas dawet tersebut lalu beri es gerusan serta potongan buah nangka.

Thursday, September 2, 2010

Sate Maranggi


Bahan :
1 kg daging sapi
tusuk sate
kecap

Haluskan :
5 buah bawang merah
5 buah bawang putih
1 sdm ketumbar
garam
setengah sdm gula merah

Cara Membuat :

potong daging bentuk dadu-dadu.

Masukkan bumbu halus aduk-aduk , terus tusuk-tusuk, ditutup pake daun pepaya (kalo ada) simpen selama 2 jam. Bakar.

Hidangkan dengan sambel kecap yang udah ditambah tomat, dan sambel cabe hijau yang dan dicampur bawang merah, tambah acar mentimun.

Thursday, October 1, 2009

Putu Mayang



Kue yang satu ini juga termasuk salah satu kue tradisional Indonesia. Kue Putu Mayang juga termasuk kue yang langka. Kue Putu Mayang yang biasanya sangat mudah didapatkan di pasar tradisional sekarang malah hilang entah kemana.  Apa karena jaman sekarang jaman modern jadi kue-kue juga harus serba modern? Bagaimana menurut Anda?

Resep Bahan Kue Putu Mayang :
  • tepung beras 250 gram
  • air 50 ml
  • air mendidih, kurang lebih 300 ml
  • garam 1/4 sendok teh
  • pewarna makanan merah dan hijau secukupnya
Resep Bahan Kuah Kue Putu Mayang :
  • santan 1 liter dari 1 butir kelapa
  • daun pandan wangi 2 lembar
  • garam secukupnya
  • gula merah 300 gram, sisir
Cara membuat Kue Putu Mayang :
  1. Perciki tepung beras dengan air. Bungkus tepung dengan kain tipis. Panaskan panci pengukus, kukus tepung selama 10 menit. Angkat.
  2. Tuangi tepung dengan air mendidih sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
  3. Bagi adonan menjadi tiga bagian, tambahkan satu bagian adonan dengan pewarna hijau. Satu bagian lagi dengan pewarna merah dan sisanya biarkan tetap putih.
  4. Masukkan adonan dalam cetakan petulo, tekan hingga adonan keluar secukupnya. Angkat. Alasi tiap kue dengan daun pisang.
  5. Panaskan panci pengukus, kukus adonan hingga matang kurang lebih 15 menit. Angkat.
  6. Kuah : Campur semua bahan, rebus di atas api sedang sambil terus diaduk hingga mendidih. Angkat dan saring.
  7. Sajikan petulo/Putu Mayang dengan kuahnya.
  8. Selamat menikmati.
Untuk 10 mangkuk.

Tips :Masukkan air mendidih secukupnya, jika adonan sudah lemas dan bisa dicetak, hentikan memasukkan air mendidih.

Jika ingin Kue Putu Mayang lebih gurih, ganti saja air dengan santan.